| Digitalisasi
saluran satelit maju dengan cepat dan segera tidak akan ada lagi saluran
satelit analog di Eropa. Setelah konversi ini selesai maka receiver analog
lama menjadi tidak berguna dan harus diganti dengan receiver digital.
Pada kebanyakan kasus, dengan mudah mencabut kabel dari receiver analog
kemudian memasang kabel antena tersebut ke receiver digital yang baru.
Pengaturan umum arah antena tidak berubah, kecuali jika antena tidak
terarah dengan benar sebelumnya dan memerlukan pengarahan ulang. Semua hal
ini tidak akan menimbulkan masalah besar.
Jika antena baru harus dipasang untuk pertama kalinya, bagaimanapun,
tanpa hadirnya sinyal analog akan timbul kesulitan. Karena sinyal digital
lebih sulit ditemukan daripada sinyal analog, pencarian sudut antena yang
benar dan arahnya akan memerlukan waktu yang lebih lama daripada
sebelumnya. Pada era analog sangat mudah menggerakkan antena sampai muncul
gambar bayang-bayang di layar TV. Dengan hanya memerlukan sedikit
‘fine-tuning’maka akan tampil gambar yang bersih di layar TV. Hal ini
tidak mungkin lagi dilakukan dalam penerimaan satelit digital. Sinyal
digital yang lemah tidak akan menghasilkan gambar di layar yang tetap
gelap hingga kekuatan sinyal melewati batasan tertentu (sekitar 30%) dan
gambar yang sebening kristal akan muncul di TV Anda.
Jika Anda tidak tahu pasti dimana untuk mencari satelit yang diinginkan
maka pencarian Anda akan sia-sia. Sepanjang masih ada tertinggal beberapa
sinyal analog, sebuah receiver analog untuk pengarahan antena akan
melakukan pekerjaan yang sempurna. Akan tetapi apa yang akan dilakukan
setelah sinyal analog tidak ada lagi? Dalam hal ini akan diperlukan sebuah
pendekatan yang sistematik.
Jika hanya sebuah satelit yang akan diterima, maka pengarahan antena dapat
ditetapkan pada posisi tersebut. Untuk dapat mengarahkan antena secara
tepat, sudut elevasi harus diatur sebagaimana mestinya dengan menggunakan
skala yang terdapat di tiang antena. Akan tetapi, elevasi yang tepat
bergantung pada derajat Lintang setempat. Berikut adalah nilai untuk
satelit di posisi selatan tepat. (di posisi utara tepat jika dilihat dari
belahan selatan):

Untuk satelit dengan beberapa derajat ke Timur atau Barat maka
elevasinya akan menurun. Untuk perbedaan 10-derajat elevasi akan menurun
maksimum 1 derajat.
Selanjutnya, pencarian sinyal dapat dimulai dengan menggerakkan antena
menuju posisi satelit yang diinginkan. Untuk dapat memeriksa keberhasilan
pencarian di layar TV, receiver harus ditala pada salah satu saluran di
satelit tersebut. Tentu saja receiver baru mempunyai daftar saluran yang
telah terprogram, maka tidak akan menjadi masalah dalam pemilihan saluran
yang sesuai. Akan tetapi, karena data transponder bisa saja berubah, maka
dianjurkan untuk memeriksa data yang tersimpan dengan daftar frekuensi
terkini di http://sattracker.mrtian.com/chart
Sayang sekali tidak terdapat skala di tiang untuk memutar antena ke
Timur atau Barat. Hal ini membuat penentuan arah yang tepat menjadi
sesulit pada antena bermotor yang memungkinkan penerimaan lebih banyak
saluran tanpa biaya tambahan. |