Informasi Lowongan Kerja

[Indonesia]   [Index]   [Cabling]   [Tracking]   [Pole Instalation]   [Miscellaneous]   [Download]   [Contact]   [Keys Section]

:: Home > Indonesia > Antena Bundar   ::
[18 November 2017 ] INFO *** BISS dan Tandberg Key (real time update)

Antena Bundar

by Alexander Wiese

Tele Satellite Magazine

 

Kita telah sering menggunakan antena offset. Antena berbentuk parabola juga. Jika LNB diletakkan di bagian pusat memperlihatkan bentuk yang simetris, LNB pada piringan offset terletak di luar bagian tengah. Pada kenyataannya, LNB tersebut sebenarnya terletak di tengah karena piringan offset merupakan salah satu bagian dari antena parabola. Namun di mana akan ditemukan LNB pada antena bundar?

Apakah ada benda seperti ini? Ya, memang benar ada walaupun jumlahnya sedikit. Benda ini diciptakan oleh Dr. Abdelhamid Farrag di Kairo, Mesir. Profesinya adalah dokter gigi, Dr. Farrag memutuskan untuk mengembangkan antena satelit yang sedikit berbeda. Dr. Farrag, yang pada mulanya ingin menjadi seorang insinyur namun kemudian berubah menjadi pengobatan mulut, sepertinya memiliki ini dalam darahnya. Saudara lelakinya adalah salah satu pabrikan radio Mesir yang pertama. Tujuan utamanya adalah mengembangkan antena satelit untuk penggunaan bergerak. Antena bundarnya berdiameter 30cm dan masih diatur untuk menjadi antena multi-feed. LNB ditemukan di bagian luar bulatan dan menggunakan separuh bulatan yang berlawanan sebagai pemantul yang memungkinkan pemasangan beberapa LNB. Tentu saja, ini hanya berfungsi untuk satelit DTH. Dxer tidak akan keberhasilan di sini. Ini bukan merupakan tujuannya.Ini merupakan konsep baru yang memungkinkan penerimaan satelit dengan peralatan uang berukuran keciul dan memerlukan ruang yang kecil juga.

Dr. Farrag memperlihatkan antena bundar 40 cm

di atas atap bangunan apartemennya di Kairo, Mesir

Dr. Farrag menghintung bahwa penerimaan dimungkinkan mulai dari 47 dBW. Sebagai tambahan dari antena bundar tersebut, Dr. Farrag juga mencoba dengan antena parabola kecil berdiameter hanya 20cm. Akan tetapi, antena ini memerlukan sinyal paling sedikit 51 dBW.

Impiannya adalah menemukan pabrikan yang ingin mengambil hasil karyanya dan membuat serta memasarkannya secara profesional. Dia percaya terdapat pasar untuk antena bundarnya yang telah diberi nama FarragSat.

Kontak: farragsat@yahoo.com

 

 top

 

Sitemap Login Print view